Minggu, 15 Desember 2019

Fwd: Perubahan sosial pasca bencana banjir pada kampung Cieunteung(Mahrus BR)



---------- Forwarded message ---------
From: Haqi 2002 <mahrusbaihaqi24@gmail.com>
Date: Mon, 16 Dec 2019, 02:23
Subject: Perubahan sosial pasca bencana banjir pada kampung Cieunteung(Mahrus BR)
To: <sosiologismaitnf.perubahan@blogger.com>


Perubahan sosial pasca bencana banjir pada masyarakat kampung Cieunteung

perilaku sosial menjadi kurang baik, masyarakatnya kurang peduli terhadap keadaan sesama. Aktifitas sosial dan keagamaan menjadi kadang-kadang dilakukan karena sebagian warganya mengungsi, sedangkan untuk sholat berjamaah di mesjid dan dalam mengikuti pengajian tidak pernah dilakukan karena mesjidnya masih dalam proses perbaikan akibat banjir. Mata pencaharian warga berubah menjadi wiraswasta 28%, pegawai swasta 46%, pegawai negeri 4%, serabutan 22% dan penghasilan warga pun menjadi kurang memenuhi kebutuhan keluarga. Dari segi lingkungan, perubahan terjadi dengan dipindahkannya gedung sekolah ke jalan Adipati Kertamanah Baleendah dan menjadi berkurangnya fasilitas yang dimiliki sekolah. Sumber : http://digilib.uinsgd.ac.id/911/

Perubahan sosial pasca bencana banjir pada kampung Cieunteung(Mahrus BR)

Perubahan sosial pasca bencana banjir pada masyarakat kampung Cieunteung

perilaku sosial menjadi kurang baik, masyarakatnya kurang peduli terhadap keadaan sesama. Aktifitas sosial dan keagamaan menjadi kadang-kadang dilakukan karena sebagian warganya mengungsi, sedangkan untuk sholat berjamaah di mesjid dan dalam mengikuti pengajian tidak pernah dilakukan karena mesjidnya masih dalam proses perbaikan akibat banjir. Mata pencaharian warga berubah menjadi wiraswasta 28%, pegawai swasta 46%, pegawai negeri 4%, serabutan 22% dan penghasilan warga pun menjadi kurang memenuhi kebutuhan keluarga. Dari segi lingkungan, perubahan terjadi dengan dipindahkannya gedung sekolah ke jalan Adipati Kertamanah Baleendah dan menjadi berkurangnya fasilitas yang dimiliki sekolah tersebut.

Muhammad Husein Taqiyuddin Rhayaan

Dinamika perubahan masyarakat aceh setelah tsunami 2004

 

Dinamika perubahan kehidupan masyarakat aceh setelah tsunami 2004

Akibat:

-          Masyarakat yang tadinya tertutup menjadi terbuka terhadap dunia luar

-          Ada beberapa tradisi adat yang hilang karena sarana tradisi yang hilang paa saat tsunami

-          Setelah tsunami bangunan menjadi lebih modern

 

 

https://danangpoldjatimgroup.wordpress.com/2017/04/11/perubahan-sosial-budaya-masyarakat-aceh-sebelum-dan-sesudah-tsunami/

Muhammad Husein Taqiyuddin Rahayaan


Dinamika perubahan kehidupan masyarakat lereng merapi setelah erupsi 2010

DANENDRA PRIMO ADIL 
perubahan sosial

Dinamika perubahan kehidupan masyarakat lereng merapi setelah erupsi 2010
akibat:
- Masyarakat yg tadinya tertutup menjadi terbuka terhadap dunia luar
-Ada beberapa tradisi adat yg hilang karna sarana tradisi yg hilang saat erupsi
-Setelah erupsi bangunan menjadi lebih modern

https://hmgf.fmipa.ugm.ac.id/2015/12/18/dinamika-perubahan-kehidupan-masyarakat-lereng-merapi-sebelum-dan-setelah-erupsi-2010/

Perubahan sosial di masyarakat kota jakarta

Perubahan ini terjadi dikarenakan kemajuan teknologi internet

Keberadaan manusia kini telah dianggap sebagai alat dan kehilangan sisi kemanusiaan. Dia tidak lagi menentukan dirinya merdeka karena dirinya sangat tergantung pada mesin. Itulah sebabnya, kini marak manusia menciptakan hoaks dan aneka kebohongan.
Perubahan yg terjadi:
"Penyebabnya, karena manusia mampu menyembunyikan identitas dirinya di dunia maya," kata Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Antonius Benny Susetyo dalam kegiatan Seminar Nasional bertajuk "Perubahan Lingkungan dan Dinamika Komunikasi Kontemporer", yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara di jakarta


M Ihsan zuhdi Imran
12 ips 1

PERUBAHAN SOSIAL DI KAMPUNG CIENTEUNG

Perubahan sosial pasca bencana banjir

Perubahan yang terjadi: Setelah terjdinya banjir terdapat perubahan pada pola hidup sosial akibat bencana banjir yang mencakup: perilaku sosial menjadi kurang baik, masyarakatnya kurang peduli terhadap keadaan sesama. Aktifitas sosial dan keagamaan menjadi kadang-kadang dilakukan karena sebagian warganya mengungsi, sedangkan untuk sholat berjamaah di mesjid dan dalam mengikuti pengajian tidak pernah dilakukan karena mesjidnya masih dalam proses perbaikan akibat banjir.

Sumber: digilib.uinsgd.ac.id › ...
Web results
Perubahan sosial pasca bencana banjir pada masyarakat kampung Cieunteung: penelitian ...
Ariq majid 12 IPS 1

PERUBAHAN SOSIAL DI KAMPUNG CIENTEUNG

Perubahan sosial pasca bencana banjir

Perubahan yang terjadi: Setelah terjdinya banjir terdapat perubahan pada pola hidup sosial akibat bencana banjir yang mencakup: perilaku sosial menjadi kurang baik, masyarakatnya kurang peduli terhadap keadaan sesama. Aktifitas sosial dan keagamaan menjadi kadang-kadang dilakukan karena sebagian warganya mengungsi, sedangkan untuk sholat berjamaah di mesjid dan dalam mengikuti pengajian tidak pernah dilakukan karena mesjidnya masih dalam proses perbaikan akibat banjir.

Sumber : digilib.uinsgd.ac.id › ...
Web results
Perubahan sosial pasca bencana banjir pada masyarakat kampung Cieunteung: penelitian ...

Sabtu, 14 Desember 2019

Perubahan sosial di desa karena kemajuan teknologi

Perubahan sosial di desa karena kemajuan teknologi

Desa, merupakan suatu lingkup tradisional yang sangat mengikuti leluhurnya namun semenjak teknologi memasuki kehidupan dalam desa, maka terjadi perubahan sosial dalam desa

Contoh:
1. Masuknya gadget ke dalam suatu kehidupan desa membuat hilangnya sifat sifat tradisional dalam kehidupan di desa tersebut
2. Masuknya internet dalam desa juga sangat mempengaruhi
3. Memudarnya ketradisionalan dalam desa karena kemajuan teknologi yang memasuki kehidupan indonesia

Maka dari itu desa yang sudah mengenal teknologi mungkin dapat berubah menjadi tidak tradisional lagi dan kemajuan telknologi memiliki dampak positif atau negatif maka dari itu terjadi perubahan sosial dalam desa.



Faishal Fatahillah
XII IPS 1

Perubahan Sosial di Dusun Gunung Lemah

Perubahan karena faktor Bencana alam yaitu letusan Gunung Merapi
 
Perubahan yang terjadi

Positif : 
- Usaha Depo pasir dan Batu bermunculan karena akibat material yang terbawa keluar oleh letusan gunung
-Supir atau pemilik jasa truk untuk mengangkut material
-Usaha warung makan bermunculan untuk memenuhi kebutuhan stamina dan tenaga para penambang

Negatif:
-Rusaknya infrastruktur warga, ratusan bahkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi
-Lahan pertanian tertutup bahan material

Mohammad Bramasto 12IPS1 

Perubahan sosial dalam masyarakat. Ada 2 : yang direncanakan dan tidak rencanakan, yang direncanakan = direncanakan oleh pihakpihak terntentu, yang tidak direncanakan = perubahan yang tidak dikehendaki Dampaknya ada 2 : besar dan kecil. Sumber: https://www.kompasiana.com › ... Web results Perubahan Sosial di Masyarakat - Kompasiana.com

Perubahan sosial masyarakat di dekat gunung merapi

Gunung Merapi, sebagai gunung berapi aktif di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta telah menghadirkan keunikan tersendiri bagi masyarakat luar. Masyarakatnya seakan mampu bersahabat dengan Sang Gunung, yang dianggap memakmurkan mereka, melalui kekayaan alam yang diberikan. Berbagai kearifan lokal berkembang di lingkungan Merapi, yang juga dipengaruhi oleh kehadiran juru kunci Sang Gunung, „Mbah Marijan‟.

Harmonisasi ini mulai sedikit terusik oleh aktivitas erupsi Merapi 2010 lalu. Perubahan inilah yang akan dibahas dalam penelitian ini, melalui pengumpulan data sekunder dan telaah pustaka dari beberapa jurnal. Penelitian ini dilakukan untuk membahas dan menggambarkan perilaku masyarakat yang hidup berdampingan dengan Merapi sebelum dan setelah erupsi, kemudian dikerucutkan pada perbandingan aktivitas dan anggapan sosial yang berkembang sebelum dan setelah erupsi terlebih ketika Mbah Maridjan wafat.

Penelitian memperlihatkan bahwa segi sosial, tradisi, kondisi fisik dan ekonomi serta pariwisata. Dari segi sosial, masyarakat yang awalnya cenderung tertutup terhadap pemberitaan luar dengan hidup berkelompok di sekitar lereng, menunjukkan perubahan setelah erupsi, dimana masyarakat lebih peduli terhadap pemberitaan dunia luar. Tradisi yang berlangsung mulai dari sebelum erupsi, tetap dilakukan oleh masyarakat merapi sampai saat ini. namun ada beberapa tradisi adat yang dihilangkan karena hilangnya sarana akibat erupsi. Pembangunan sarana dan prasarana yang seadanya, saat pra erupsi, mulai sedikit modern pasca erupsi. Hal ini karena banyak prasarana yang dibangun pemerintah. Dari segi ekonomi, dimana masyarakat yang awalanya hanya bercocok tanam, waktu pra erupsi, berubah alih menjadi lebih memajukan pariwisata, tanpa mengesampingkan tugas bercocok tanam nya


1. Perubahan karena bencana alam

2. Peeubahan yang terjadi adalah adanya modernisasi yang terjadi pasca erupsi merapi, dikarenakan oleh sarana yang dibangun pemerintah untuk menambah ekonomi masyarakat. Seperti awalnya yang hanya berfokus pada cocok tanam namun sekarang mulai membangun sarana parawisata untuk turis domestik maupun asing

3.Link: : https://hmgf.fmipa.ugm.ac.id/2015/12/18/dinamika-perubahan-kehidupan-masyarakat-lereng-merapi-sebelum-dan-setelah-erupsi-2010/

Muhammad Ferdiansyah

xii ips 1

Senin, 09 Desember 2019

perubahan sosial di aceh

perubahan sosial di aceh terjadi karena tsunami yg terjadi pada tahun 2006

tsunami itu meyebabkan kasus kriminalitas, intimidasi, dan kekacauan di aceh berhenti. dan sebaliknya terjadi keharmonisasian antar penduduk. dan juga bangunan yang hancur di rekontruksi oleh lembaga internasional

AZRI SAFFA ABYAN XII IPS 1

Fikri Jamal XII IPS 1


Perubahan Sosial di Desa Candra Kencana

Karena interaksi sosial yang terjadi setelah adanya transmigrasi umum pada desa Candra Kencana.
Memperbaiknya komposisi penduduk, keadaan ekonomi, maupun teknologi.

Perubahan Sosial Akibat meletus Gn Sinabung

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera utara, kembali meletus pada Senin (19/2/2018), sekitar pukul 08.53 WIB. Tinggi letusan diperkirakan mencapai 5.000 meter dari puncak Gunung Sinabung. Menyusul letusan tersebut, awan panas meluncur mencapai jarak 4,9 km ke arah sektor selatan-tenggara dan 3,5 km ke arah timur-tenggara. Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dampak dari awan panas ini terpantau masih berada di kawasan yang disterilkan. Setelah itu debu vulkanik terbang ke arah barat sesuai tiupan angin. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Karo mencatat ada lima kecamatan yang terpapar debu vulkanik Gunung Sinabung antara lain Kecamatan Tiga Nderket, Payung, Munthe, Lau Balang, dan Namanteran. Kecamatan paling terdampak debu vulkanik ini terjadu di Kecamatan Tiga Nderket dan Kecamatan Payung. "Di dua kecamatan itu, hampir semua desa diterpa debu vulkanik," kata Kabid Kedaruratan BPBD Karo, Natanail Peranginangin seperti dikabarkan Antara. Dampak letusan Gunung Sinabung juga terjadi di Desa Juta Rakyat, Kecamatan Namanteran. Di daerah itu terjadi hujan kerikil yang menimpa rumah warga ketika erupsi berlangsung. Hujan kerikil tersebut menyebabkan sebagian besar warga keluar desa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. "Namun kini sudah berhenti dan warga sudah kembali ke desanya," ujar Natanail. Namun Asisten 1 Pemkab Karo Siang Karokaro mengatakan letusan Gunung Sinabung tidak berdampak terhadap kepariwisataan di daerah itu meski sempat timbul akibat awan gelap akibat banyaknya tebaran debu vulkanik pascaerupsi. "Hingga menjelang pukul 11.00 WIB, sempat agak gelap," kata Siang.

Akibat: keseharian masyarakat desa tersendat karena ada nya debu yang tebal. Mata pencaharian pertanian pun menjadi mati karena tertutup debu

 

Perubahan terjadi karena ada nya bencana alam letusan gunung ap

ihttps://tirto.id/dampak-letusan-gunung-sinabung-pada-19-februari-2018-cE3J

 

Hafuza Anandio

 

 

Minggu, 08 Desember 2019

Tugas perubahan di desa x

TELEPON GENGGAM DAN PERUBAHAN SOSIAL
Studi Kasus Dampak Negatif Media Komunikasi dan Informasi Bagi Anak-Anak
di Kelurahan Bobosan Purwokerto Kabupaten Banyumas


Prolog:
Pada saat ini, negara – negara maju telah menciptakan dan mengembangkan suatu teknologi yang disebut dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi(TIK). Teknologi ini diharapkan dapat berguna bagi masyarakat dunia dapat mengakses informasi secara cepata dan tepat. Hal ini berdampak pada pula pada negara – negara disekitarnya, baik negara berkembang maupn negara maju. Di Indonesia sendiri TIK telah berkembang, baik kalangan menengah ke atas sampai kalangan menegah ke bawah bisa mengakses TIK melalui berbagai media online. Namun, seiring berkembangan TIK, hal ini mulai merubah sikap ataupun perilaku masyarakat, baik social maupun psikis. Pada hari ini saya aka menjelaskan perubahan yang terjadi pada suatu masyarakat di Kelurahan Bobosan Purwokerto Kabupaten Banyumas yang saya kutip dari jurnal ilmiah seseorang yang telah melakukan penelitian tersebut.

Inti Materi:
Faktor Perubahan:
Adanya penemuan baru yang bernama TIK
Keinginan masyarakat untuk mendapatkan informasi secara instan
Sikap terbuka masyarakat terhadap hal baru
Tingkat kebutuhan masyarakat akan informasi yang banyak
System Pendidikan formal yag maju
Perubahan yang terjadi pasca berkembangnya TIK
Orang tua semakin berhati – hati dan perhatian kepada anaknya agar tidak membuka informasi yang tidak berguna pada telephone genggam mereka
Perilaku anak yang cenderung individualis, bertindak semaunya sendiri dan bersikap acuh pada dunia sekitarnya.
Rusaknya pikiran anak – anak akibat mengakses situs – situs yang berbau pornografi.
Penutup
Menimbang perubahan perilaku dan adanya faktor yang menyebabkan hal – hal diluar sana menjadi mudah diakses dan menyebabkan suatu kerusakan pada mental – mental anak – anak dan pemuda. Saya sarankan agar mengurangi waktu bermain Telephone genggam dan terus mengedukasikan kepada anak – anak sejak usia dini agar bijak dalam menggunakan teknologi dan bagi orang tua agar terus memrhatikan anaknya agar anak – anak kita, penerus bangsa kita dapat membangun negeri kita ini menjadi lebih baik. 

Referensi:

Tugas sosio Achmad ilmizufar

Faktor penyebab perubahan sosial :
1. Perubahan masyarakat karena penemuan baru,
2. Contoh perubahan masyarakat yang terjadi :

• Perubahan masyarakat karena penemuan handphone, handphone memiliki dampak yang sangat besar terhadap masyarakat ada dampak negatif dan positif:
• Dampak negatifnya adalah masyarakat bisa kurang peduli dengan lingkungan karena terlalu fokus dengan handphone, masyarakat jadi bergantung dengan teknologi dengan aktivitas sehari-hari, dan lupa waktu.
• Dampak positifnya adalah masyarakat bisa mendapatkan informasi dengan cepat dan mudah karena adanya handphone dan koneksi internet, masyarakat bisa berdagang melalui handphone mereka, dan masyarakat bisa menjalin silatuhrahim dengan saudaranya yang berada di luar pulau ataupun luar negeri.
Jadi, kesimpulannya baik atau buruknya handphone itu tergantung dengan penggunaannya. Jika kita menggunakannya dengan baik maka akan berdampak baik tapi jika kita menggunakannya dengan buruk maka akan berdampak buruk.